Klarifikasi Terkait Pembagian Tugas
Beby Prisillia baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah suaminya, Onadio Leonardo, dianggap sebagai sosok patriarki. Ini bermula dari pernyataan Onadio yang menyebutkan bahwa mengantar anak ke sekolah adalah tugas seorang istri. Dalam wawancara di Kuningan, Jakarta Selatan, Beby menjelaskan bahwa ini bukan masalah patriarki, melainkan kesepakatan di antara mereka.
“Ini bukan tentang patriarki. Kami telah sepakat mengenai tugas masing-masing dalam rumah tangga,” ungkap Beby. Ia menekankan bahwa setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam mengatur kehidupan sehari-hari. Dalam pandangannya, pembagian tugas yang mereka pilih adalah yang terbaik untuk keluarga mereka.
Beby juga menambahkan bahwa Onadio tidak pernah memandikan anak mereka. “Oh, enggak. Memang itu bukan urusan dia. Kalau mandiin, biar aku saja,” jelasnya. Dengan pembagian tugas yang jelas, mereka merasa lebih nyaman menjalani kehidupan sehari-hari.
Alasan di Balik Pembagian Tugas
Beby menjelaskan lebih lanjut alasan di balik pembagian tugas ini. Ia mengungkapkan bahwa Onadio sering pulang larut malam setelah bekerja, sehingga tidak adil jika suaminya harus bangun pagi untuk urusan anak. “Kalau dia pulang malam, kasihan kalau harus bangun pagi untuk antar anak,” imbuhnya.
Ia merasa lebih baik mengambil alih urusan rumah dan anak agar suaminya bisa fokus pada karirnya. “Jadi, ya sudah, dia cari duit, aku yang urus rumah,” tegasnya. Dengan cara ini, mereka berdua dapat menjalani peran masing-masing dengan lebih baik.
Beby berharap masyarakat akan lebih memahami keputusan mereka tanpa menghakimi. “Setiap pasangan memiliki cara sendiri. Kami tidak ingin dihakimi hanya karena memilih jalan yang berbeda,” tutupnya.
Tanggapan Publik dan Netizen
Klarifikasi Beby mengenai pembagian tugas ini mendapatkan berbagai reaksi dari publik. Banyak netizen yang mendukung keputusan Beby dan Onadio, sementara yang lain tetap skeptis. “Bagus, Beby! Yang penting kalian bahagia,” tulis salah satu netizen di media sosial.
Namun, ada juga yang menganggap pernyataan Onadio sebagai bentuk patriarki. “Seharusnya sebagai suami juga ikut berperan dalam urusan rumah tangga,” komentar netizen lainnya. Meskipun mendapatkan kritik, Beby tetap teguh pada keputusannya.
“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana kami menjalani kehidupan bersama. Setiap pasangan memiliki cara masing-masing,” tutupnya. Ia berharap agar orang lain dapat menghargai keputusan yang diambil pasangan lain tanpa menghakimi.











