banner 728x250

Sule Ungkap Sikap Santai Rizky Febian Soal Sengketa Warisan Lina Jubaedah

banner 120x600
banner 468x60

Sule me

nilai Rizky Febian tidak dibuat ribet oleh sengketa

Sule menceritakan bahwa Rizky Febian sebenarnya tidak terlalu memusingkan urusan sengketa warisan sang ibu, Lina Jubaedah. Menurut Sule, anaknya memang dikenal tidak terlalu ngoyo saat menghadapi masalah yang berkaitan dengan uang.

Saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada 16 Mei 2026, Sule menuturkan bahwa Rizky dan adik-adiknya tidak berebut atau mengejar dengan cara yang heboh. Bagi Sule, sikap tersebut memperlihatkan karakter keluarga yang tidak hidup dari drama.

banner 325x300

Sule juga mengisyaratkan bahwa Rizky Febian lebih fokus pada hal-hal yang bisa ia kendalikan langsung, termasuk kariernya. Dalam penuturan Sule, perhatian Rizky bukan tertuju pada perdebatan aset, melainkan pada hasil kerja yang nyata.

“Dia cuek banget,” kata Sule

Sikap santai Rizky itu dipertegas Sule lewat kalimat yang cukup lugas. Sule menyebut bahwa Rizky dan saudara-saudaranya memang tidak bersikap seperti orang yang sedang kelaparan soal harta.

Sule menilai wajar saja jika keluarga tetap menempuh jalur hukum, namun ia juga melihat bahwa energi yang dipakai bisa dialihkan ke hal produktif. Menurut Sule, cara berpikir Rizky mencerminkan kedewasaan dalam menyikapi persoalan.

Di mata Sule, banyak orang bisa terjebak emosi saat ada konflik keluarga. Tapi Rizky tidak masuk ke pola itu, sehingga suasana di sekelilingnya tetap terjaga.

Saran Sule: jangan buang energi, mending berkarya

Lebih jauh, Sule memberi pandangan langsung kepada Rizky Febian. Sule mengatakan bahwa jika memang Rizky ingin mengambil haknya lewat jalur hukum, itu urusan pribadi. Namun Sule menekankan, tujuan akhirnya seharusnya bukan membuat hidup habis untuk urusan sengketa.

Sule menilai, lebih baik energi difokuskan ke dunia musik. Bagi Sule, berkarya dan membangun karya itu memberi dampak jangka panjang. Sementara urusan sengketa bisa menarik seseorang ke pusaran yang melelahkan.

Karena itu, Sule menyarankan Rizky untuk membuat musik, mengerjakan proyek, hingga menyiapkan konser. Dengan begitu, Rizky tetap memegang kendali terhadap arah kariernya sendiri.

Sule merasa orang tua sebaiknya tidak hanya mengatur

Sule juga mengajak melihat sisi lain dari peran orang tua. Ia mengaku bersyukur karena anak-anaknya sudah bisa menghasilkan uang sendiri dan hidup mandiri secara finansial.

Dalam pandangannya, orang tua tidak semestinya selalu menjadi pihak yang “mengatur” secara berlebihan. Menurut Sule, orang tua perlu melakukan proses diskusi dan penyelarasan pandangan—memikirkan bagaimana masa depan anak berjalan.

Sule menyebut, yang dibutuhkan dari orang tua adalah dukungan dan pemikiran bersama tentang kehidupan, bukan sekadar mengarahkan semuanya sampai anak tidak punya ruang tumbuh sendiri.

Sule menilai Rizky tidak peduli sengketa ahli waris

Dari cerita Sule, sikap Rizky tampak berbeda dari asumsi banyak orang. Sule menegaskan bahwa Rizky memang tidak terlalu peduli pada sengketa ahli waris yang tengah ramai.

Sule memahami bahwa di situasi seperti itu, publik sering menuntut respons cepat dan tegas. Namun, Sule merasa respons Rizky justru datang dalam bentuk sikap yang tenang dan tidak dibuat-buat.

Menurut Sule, ketenangan tersebut justru membuat Rizky bisa bekerja tanpa beban berlebih. Ia juga menyiratkan bahwa Rizky tetap menghormati jalur hukum bila itu memang ditempuh, tapi tidak tenggelam dalam konflik.

Penutup: Sule ingin Rizky tetap fokus ke karya

Pada akhirnya, Sule menutup dengan pesan sederhana namun tegas: fokus pada karya. Sule ingin Rizky tetap bergerak maju, karena musik dan panggung adalah wilayah yang paling bisa memberi hasil dan kebanggaan.

Sule berharap Rizky tidak membuang waktu dan tenaga untuk hal yang tidak menambah manfaat langsung. Ia menegaskan bahwa hidup bukan hanya soal aset, melainkan soal kontribusi yang bisa dikenang melalui karya.

Dengan sikap cuek yang ditunjukkan Rizky, Sule tampaknya ingin mencontohkan cara menghadapi konflik keluarga tanpa perlu mengorbankan produktivitas.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan