Pekanbaru, 28 Desember 2024 – Polresta Pekanbaru melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di kota ini pada malam hari, Jumat (27/12/2024) hingga Sabtu dini hari. Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Bagus Faria, Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, dengan tujuan utama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba menjelang perayaan Tahun Baru 2025.
Dalam razia ini, beberapa lokasi yang menjadi sasaran adalah MP Club, Ce7, D’Point, dan Sago KTV Hotel Furaya. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengunjung dan karyawan dengan melakukan tes urine dan pemeriksaan barang bawaan. Hasilnya, semua tes urine menunjukkan hasil negatif, yang menandakan bahwa tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba di lokasi-lokasi tersebut.
“Kami berharap razia ini bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, terutama pengunjung dan pengelola THM,” ungkap AKP Bagus. Ia menambahkan bahwa kepolisian berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan melaporkan jika ada yang mengetahui penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan ini juga mendapatkan respon positif dari masyarakat. Salah satu pengunjung, Roni, menyatakan dukungannya terhadap razia tersebut. “Saya rasa penting untuk menjaga tempat hiburan tetap aman, terutama saat perayaan seperti Tahun Baru. Kita tidak ingin ada yang terlibat dalam narkoba,” ujarnya.
Dari sisi pengelola, pihak Dika, pemilik salah satu THM, juga menunjukkan sikap kooperatif. “Kami selalu berusaha menjaga tempat kami agar bersih dari narkoba. Razia seperti ini membantu kami untuk tetap waspada,” katanya. Dika menekankan pentingnya kepedulian semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman.
AKP Bagus juga mengingatkan pentingnya peran pengelola THM dalam menjaga keamanan. “Pengelola harus aktif mengawasi aktivitas pengunjung. Jangan biarkan narkoba masuk ke dalam tempat hiburan, baik itu di dalam maupun di luar,” tegasnya. Ia mengingatkan bahwa ada konsekuensi serius bagi pengelola jika terbukti membiarkan penyalahgunaan narkoba terjadi di tempat mereka.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah kecelakaan yang melibatkan seorang mahasiswi bernama Marisa, yang divonis delapan tahun penjara akibat terlibat narkoba. “Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang lain. Kita harus menjauhi narkoba,” tambahnya.
Menjelang malam Tahun Baru, Polresta Pekanbaru berencana untuk menambah jumlah personel di THM untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba. “Jika kami menemukan pelanggaran, tindakan tegas akan diambil. Kami akan merekomendasikan penyegelan tempat hiburan kepada pemerintah kota jika perlu,” tegas AKP Bagus.
Razia ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi kesehatan dan keselamatan. Edukasi adalah kunci untuk pencegahan,” ujarnya.
Selain itu, Polresta Pekanbaru juga melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. “Kami ingin semua orang memahami risiko yang ditimbulkan oleh narkoba. Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,” ungkap AKP Bagus.
Dengan adanya razia ini, diharapkan semua pihak dapat berperan aktif dalam menciptakan Pekanbaru yang aman dan bebas dari narkoba. Polresta Pekanbaru berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba, terutama menjelang perayaan-perayaan besar seperti Tahun Baru.
Razia ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat yang menganggap langkah tegas kepolisian sebagai upaya yang patut diapresiasi. “Kami mendukung penuh tindakan polisi dalam memberantas narkoba. Ini adalah langkah yang tepat untuk melindungi generasi muda kita,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Dalam konteks ini, kerjasama antara kepolisian, pengelola THM, dan masyarakat sangat penting. “Kita semua harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang aman. Jika kita melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan. Kita semua bertanggung jawab untuk menciptakan Pekanbaru yang lebih baik,” tutup AKP Bagus.
Dengan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang tegas, diharapkan Pekanbaru dapat menjadi kota yang aman dan nyaman bagi semua warganya, terutama menjelang perayaan Tahun Baru yang biasanya diwarnai dengan berbagai aktivitas hiburan malam.













