Motorola resmi memperkenalkan Motorola Signature sebagai flagship pertama dari lini ultra-premium Signature Series. Perangkat ini diumumkan pada awal Januari 2026 dan menjadi ponsel paling ambisius yang pernah dirilis Motorola, baik dari sisi desain, spesifikasi, maupun komitmen dukungan jangka panjang. Melalui Signature, Motorola secara terbuka menantang dominasi flagship premium global.
Motorola Signature dirancang sebagai perangkat yang tidak hanya unggul di atas kertas, tetapi juga menawarkan pengalaman menyeluruh, mulai dari kualitas layar, performa, kamera, hingga layanan eksklusif bagi penggunanya.
Layar Extreme AMOLED dengan Kecerahan Tinggi
Motorola Signature mengusung layar 6,8 inci Extreme AMOLED berteknologi LTPO. Resolusi yang digunakan berada di kelas 1.5K Super HD, yakni 2780 x 1264 piksel, dengan kerapatan sekitar 446 ppi dan rasio layar ke bodi mencapai lebih dari 95 persen. Refresh rate adaptifnya mencapai 165Hz, didukung touch sampling rate hingga 360Hz serta fitur Always On Display.
Layar ini mendukung Dolby Vision dan HDR10+, dilengkapi sertifikasi Pantone Validated Color dan Pantone SkinTone untuk akurasi warna. Motorola juga mengklaim tingkat kecerahan puncak hingga 6.200 nits, yang membuat layar tetap jelas di bawah sinar matahari. Perlindungan layar dipercayakan pada Gorilla Glass Victus 2, sementara sensor sidik jari ultrasonik tertanam langsung di bawah panel.
Performa Snapdragon 8 Gen 5 dan Dukungan Panjang
Di sektor performa, Motorola Signature ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5 berbasis fabrikasi 3 nanometer, dipadukan GPU Adreno 820. Chipset ini didukung RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Motorola menyediakan tiga opsi konfigurasi memori untuk Signature, menyesuaikan kebutuhan pengguna kelas premium.
Perangkat ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UX serta integrasi Moto AI. Salah satu sorotan terbesarnya adalah komitmen Motorola untuk memberikan hingga tujuh tahun pembaruan sistem operasi Android dan pembaruan keamanan. Kebijakan ini menempatkan Signature sebagai salah satu flagship Android dengan dukungan software terpanjang saat ini.
Empat Kamera 50 MP dan Rekaman 8K
Motorola Signature membawa konfigurasi empat kamera 50 megapiksel. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYTIA 828 dengan bukaan f/1.6 dan optical image stabilization, didukung sensor cahaya multispektral 3-in-1 untuk akurasi warna. Kamera ultra-wide 50 MP menawarkan sudut pandang 122 derajat dan fungsi makro. Kamera periskop telefoto 50 MP Sony LYTIA 600 hadir dengan zoom optik 3x dan kemampuan digital hingga 100x berbasis pemrosesan AI.
Di bagian depan, Motorola menyematkan kamera selfie 50 MP Sony LYTIA 500 yang sudah mendukung auto-focus, fitur yang kini jarang ditemukan di ponsel flagship. Untuk video, Signature mendukung perekaman hingga 8K Dolby Vision 30 fps, 4K Dolby Vision hingga 60 fps, serta mode slow motion hingga 4K 120 fps. Motorola menyebut kamera Signature telah mendapatkan pengakuan DXOMARK Gold Label, meski detail skor resminya belum dipublikasikan.
Bodi Tipis, Baterai Silicon-Carbon, dan Audio Bose
Motorola Signature memiliki bodi setipis 6,99 mm dengan bobot 186 gram. Rangkanya menggunakan aluminium kelas pesawat, dipadukan material bodi bertekstur kulit atau kain premium. Ketahanannya diperkuat sertifikasi IP68 dan IP69 serta standar militer MIL-STD-810H.
Daya tahan ditopang baterai silicon-carbon 5.200 mAh dengan klaim pemakaian hingga 52 jam dalam kondisi tertentu. Pengisian cepat 90 watt, pengisian nirkabel 50 watt, serta fitur reverse charging turut disematkan. Untuk audio, Motorola menggandeng Bose dengan dukungan Dolby Atmos dan Snapdragon Sound melalui speaker stereo.
Harga Resmi Motorola Signature (Eropa)
Untuk pasar Eropa, Motorola telah mengumumkan harga resmi Motorola Signature sebagai berikut:
-
12 GB RAM + 512 GB
€899 atau sekitar Rp17,6 juta -
16 GB RAM + 1 TB
€999 atau sekitar Rp19,6 juta
Motorola juga menyebutkan MSRP awal di beberapa negara Eropa berada di kisaran €999, tergantung konfigurasi dan wilayah.
Motorola Signature tersedia dalam dua pilihan warna Pantone, yakni Pantone Carbon dan Pantone Martini Olive. Penjualan perdana akan dimulai di sejumlah negara Eropa, kemudian menyusul ke kawasan Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia Pasifik dalam beberapa bulan ke depan. Hingga saat ini, Motorola belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun harga resmi untuk pasar Indonesia.



















