banner 728x250

Rayen Pono Siap Melaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Polri

banner 120x600
banner 468x60

Awal Kontroversi

Rayen Pono, penyanyi asal Nusa Tenggara Timur, mengumumkan niatnya untuk melaporkan musisi Ahmad Dhani ke Bareskrim Polri pada Rabu, 23 April 2025. Langkah ini diambil setelah Ahmad Dhani diduga menghina marga Pono, yang dianggap merendahkan kehormatan keluarganya. Melalui akun Instagramnya, Rayen menjelaskan bahwa ia telah menunjuk tim pengacara untuk mendampingi proses hukum ini.

Dalam unggahannya, Rayen menulis, “Hari ini, 21 April 2025, saya menunjuk Tim Kuasa Hukum dari @hjplawoffice untuk membela kepentingan hukum atas dugaan penghinaan yang dilakukan Ahmad Dhani terhadap kehormatan marga keluarga besar saya, Keluarga Pono.” Ia menekankan bahwa tindakan hukum ini merupakan langkah penting untuk mempertahankan martabat keluarganya.

banner 325x300

Konflik ini bermula ketika Ahmad Dhani secara tidak sengaja mengubah nama Rayen menjadi “Rayen Porno” dalam undangan debat terbuka mengenai royalti musik. Rayen merasa bahwa perubahan nama tersebut adalah penghinaan yang disengaja dan sangat menyinggung kehormatan marga Pono.

Reaksi dan Permintaan Maaf

Setelah insiden tersebut, Rayen Pono mengungkapkan rasa sakit hatinya dan meminta Ahmad Dhani untuk meminta maaf secara pribadi. Dalam sebuah pernyataan, Rayen mengatakan, “Saya yakin Ahmad Dhani dengan sengaja menghina saya, karena PONO adalah marga yang menyangkut kehormatan keluarga.” Ia merasa perlu untuk mengambil tindakan hukum demi menjaga nama baik keluarganya.

Ahmad Dhani, setelah menyadari kesalahannya, mengirimkan pesan singkat kepada Rayen untuk meminta maaf. Percakapan tersebut kemudian diunggah oleh Rayen di Instagram sebagai bukti bahwa Dhani telah berusaha meminta maaf. Meskipun demikian, Rayen tetap merasa perlu untuk melanjutkan langkah hukum.

Dalam pernyataannya, Rayen menegaskan, “Sekali layar terkembang, surut kita berpantang,” yang menunjukkan tekadnya untuk tidak mundur dari niatnya melaporkan Ahmad Dhani. Ia berharap langkah ini akan menjadi pelajaran bagi publik tentang pentingnya menghormati nama dan kehormatan orang lain.

Proses Pelaporan

Rayen Pono dan tim pengacaranya dijadwalkan untuk melapor ke Bareskrim Polri pada pukul 10 pagi, 23 April 2025. Proses pelaporan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai dugaan penghinaan yang dialaminya. Rayen berharap bahwa tindakan ini akan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghormati nama baik dan kehormatan seseorang.

Ia juga ingin mengingatkan publik bahwa setiap individu berhak mendapatkan perlindungan hukum dari penghinaan yang merugikan reputasi mereka. Rayen percaya bahwa tindakan hukum ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat dan memberikan inspirasi bagi orang lain yang mengalami situasi serupa.

Rayen Pono menunjukkan bahwa ia akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan menjaga nama baik keluarganya. Dengan langkah ini, ia berharap bisa menjadi contoh bagi orang lain untuk tidak takut mengambil tindakan hukum ketika menghadapi penghinaan.

banner 325x300