Kabar perc
eraian diumumkan lewat Threads
Larissa Chou akhirnya membuka kabar yang selama ini dinantikan publik. Melalui akun Threads penulis Rissa: Sebuah Pilihan Hidup, perempuan yang juga dikenal sebagai selebgram itu menyatakan bahwa ia telah memutuskan untuk menggugat cerai Ikram Rosadi.
Dalam unggahan tersebut, Larissa menegaskan bahwa ia mengambil langkah untuk bercerai dan melanjutkan hidupnya. Kalimat yang ia sampaikan terdengar singkat, tapi nuansanya kuat—seolah ia sudah melewati proses panjang sebelum memutuskan untuk berbicara ke publik.
Meski belum menyebut tanggal gugatan didaftarkan, di bagian lain disebut bahwa proses hukum sudah berjalan. Hal ini ditunjukkan lewat keterangan bahwa sidang perdana telah bergulir.
Publik kemudian menunggu perkembangan lebih lanjut, karena setiap tahapan sidang biasanya membawa informasi baru, termasuk jadwal sidang berikutnya.
Gugatan diajukan ke Pengadilan Ngamprah
Menurut informasi yang beredar, gugatan cerai Larissa diajukan ke Pengadilan Ngamprah, Bandung Barat, Jawa Barat. Ini menjadi titik yang membuat kabar tersebut terlihat lebih konkret, bukan sekadar rumor atau pembahasan liar di media sosial.
Di sisi lain, Larissa juga memilih tidak membentuk narasi dramatis secara berlebihan. Ia hanya menyampaikan keputusan yang menurutnya paling tepat, tanpa merinci terlalu jauh.
Namun, fakta bahwa sidang sudah dimulai pada 15 Juni membuat kabar itu kian jelas. Publik bisa melihat bahwa prosesnya berjalan melalui jalur resmi.
Dengan begitu, penjelasan Larissa bukan hanya “pengumuman”, melainkan juga penguat bahwa ia siap menghadapi tahapan berikutnya.
Sidang perdana sudah berlangsung pada 15 Juni
Dalam pemberitaan disebutkan bahwa sidang perdana sudah berjalan pada 15 Juni. Menurut keterangan tersebut, artinya keputusan Larissa bukan keputusan mendadak, melainkan sudah melewati fase administrasi dan penetapan perkara.
Waktu 15 Juni ini menjadi penanda penting, karena sejak awal publik biasanya menilai: bila sidang sudah digelar, maka gugatan memang sudah terdaftar.
Lalu, kabar lanjutan juga mengemuka. Larissa disebut membagikan informasi yang disiapkan oleh kuasa hukum terkait jadwal sidang berikutnya.
Dari sini, terlihat bahwa pihak Larissa memang mengikuti proses secara bertahap dan tetap memberikan pembaruan pada waktu yang sesuai.
Larissa menilai ini keputusan tertepat
Dalam unggahan yang sama, Larissa menyebut bahwa bercerai bukan keputusan yang mudah. Kalimat itu menggambarkan bahwa ia tidak mengambil jalan cepat tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Ia juga menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan pilihan paling tepat untuk dirinya saat ini. Frasa “tertepat” biasanya dipakai ketika seseorang sudah menilai banyak hal—bukan hanya perasaan sesaat.
Di momen seperti ini, banyak orang bertanya apakah ada faktor tertentu yang melatarbelakangi. Tetapi Larissa tidak membuka semua detail. Ia memilih fokus pada keputusan, bukan pada penjelasan panjang.
Bagi sebagian pengamat, pendekatan seperti itu terdengar lebih dewasa dan lebih menjaga privasi, terutama karena Larissa punya dua anak.
Tanda-tanda mulai terlihat sejak Agustus 2025
Kabar perceraian ini juga dihubungkan dengan tanda-tanda yang mulai terlihat beberapa waktu sebelumnya. Salah satunya adalah ketika Larissa memutuskan menghapus semua foto bersama suami pada Agustus 2025.
Kala itu, Larissa disebut memiliki alasan untuk menjadikan rumah tangga mereka sebagai privasi. Ia ingin kehidupan pribadinya tidak selalu menjadi konsumsi publik.
Namun, langkah tersebut kemudian dibaca banyak pihak sebagai sinyal adanya masalah dalam hubungan. Apalagi, setelah itu, Larissa dan Ikram tidak lagi terlihat bersama di beberapa momen penting.
Publik biasanya menilai keterbukaan sebagai bagian dari “gambaran hubungan”. Saat keterbukaan berkurang, spekulasi cenderung ikut naik.
Tidak lagi terlihat di momen besar seperti Lebaran
Dalam pemberitaan, disebutkan bahwa sejak saat itu Larissa dan Ikram juga tidak lagi terlihat bersama dalam berbagai event penting. Contohnya seperti momen Lebaran maupun ulang tahun anak.
Ketiadaan bersama dalam acara besar bukan berarti “pasti” ada masalah. Tapi dalam kasus pasangan selebritas, publik sering menganggap itu sebagai indikator perubahan.
Larissa tampak menjaga jarak dari aktivitas yang biasanya menunjukkan kebersamaan. Dan ketika pengumuman gugatan akhirnya muncul, pola tersebut terasa menyatu.
Jadi, unggahan perceraian beberapa bulan setelah penghapusan foto menjadi semacam penguat “kronologi” yang dibaca publik.
Kuasa hukum membagikan jadwal sidang lanjutan
Larissa juga disebut membagikan ulang postingan kuasa hukumnya, MR Law Firm. Dalam informasi dari kuasa hukum tersebut, sidang cerai lanjutan dijadwalkan kembali digelar pada 29 Juni.
Informasi seperti ini biasanya penting bagi pihak-pihak terkait. Publik pun bisa mengikuti perkembangan, meski tidak semua proses persidangan akan dibuka ke media.
Dari sisi Larissa, pembaruan seperti ini juga menjadi cara untuk memastikan bahwa informasi yang beredar tidak disalahartikan.
Kalau ada pihak yang berspekulasi, jadwal sidang dari kuasa hukum biasanya lebih kuat daripada rumor di media sosial.
Larissa menutup dengan pesan langkah hidup selanjutnya
Pada akhirnya, Larissa memilih menyampaikan kabar ini dengan nada tegas namun tidak meledak-ledak. Ia mengatakan bahwa ia menggugat cerai dan melanjutkan hidupnya, seakan ingin menegaskan: ia ingin kembali melangkah, bukan berhenti di rasa sakit.
Ia juga menyiratkan bahwa keputusan ini diambil melalui pertimbangan panjang. Karena dalam unggahannya ia menyebut bercerai bukan keputusan yang mudah.
Dari sisi publik, mungkin akan ada beragam reaksi. Tapi ketika seseorang sudah membuka proses hukum, ruang spekulasi biasanya mulai bergeser ke pembahasan perkembangan sidang.
Yang paling penting, Larissa terlihat berusaha menata ulang hidupnya, termasuk memikirkan tanggung jawab sebagai ibu.







